Sabtu, 12 Mei 2012

Pusat Penangkaran Rusa PPU

Diposting oleh Pieces oF mE di 20.23 0 komentar

Pusat penangkaran Rusa yang terletak di Desa Api-api Kecamatan Waru Kabupaten Penajam Paser Utara dan dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini dapat ditempuh melalui perjalanan darat selama 45 menit, karena jarak lokasi tersebut dari arah pelabuhan Feri Penajam hanya sekitar 32 kilometer.
Pemandangan lokasi ini khas pegunungan dan berbukit hijau membentang luas yang nantinya akan diproyeksikan untuk bangunan kandang (Paddock), perkantoran, Agrowisata Rusa, Pusat pelatihan Peternakan Rusa, Cottage dan ruang pertemuan yang disewakan untuk umum. Tempat ini cocok untuk berakhir pekan bersama keluarga sambil menikmati pemandangan pegunungan serta melakukan rapat dan pertemuan untuk instansi pemerintah dan swasta
Untuk masuk ke penangkaran rusa ini tidak dikenakan biaya alias gratis. Hanya saja karena luas area penangkaran yang mencapai 50 hektar, sehingga masyrakat yang ingin melihat seluruhnya butuh waktu yang lama dan cukup melelahkan.
Selain penasaran ingin melihat rusa sambar dari dekat, sebagian pengunjung juga memanfaatkan tempat untuk berfoto. Terkadang ada juga pengunjung yang ingin menyentuh bahkan memeluk satwa itu karena rasa penasaran. Namun tidak bisa karena dilarang.
Rusa sambar yang merupakan jenis rusa terbesar di dunia kini populasinya kian terancam. Pasalnya rusa yang hanya ada di Kalimantan dan Sumatera ini tiap tahun semakin punah. Tiap tahun sekitar 5 ribu rusa yang bobotnya mencapai 250 kilogram ini diburu masyarakat. Sedangkan dalam setahun hanya bisa melahirkan satu kali atau memiliki satu anak.
Rusa sambar banyak diburu masyarakat karena mempunyai potensi ekonomi tinggi. Hampir seluruh bagian tubuh rusa sambar bisa di manfaatkan, karena daging rusa mengandung protein yang tinggi, tanduk muda rusa bisa dijadikan bahan baku obat tradisional sedangkan tanduk tua dijadikan bahan industri dan kulit sebagai bahan baku industri penyemakan kulit.
Jadi, liburan nggak selalu mahal ya! Tempat wisata ini bisa jadi alternatif buat liburan keluarga sekaligus menambah wawasan tentang satwa langka.



Sabtu, 05 Mei 2012

Eksotika Pantai Tanjung Jumlai

Diposting oleh Pieces oF mE di 21.06 0 komentar
Pantai Tanjung Jumlai, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara memiliki daya magnit tersendiri untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke tempat ini. Misalnya, pada momentum Lebaran lalu, objek wisata yang menawarkan keasrian pantai ini dikunjungi ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Kaltim.


Pantai Tanjung Jumlai memiiki lebar pantai kurang lebih 100-150 meter dengan bentangan pantai sepanjang 15 km. Pantai Tanjung Jumlai memiliki panorama yang eksotis dan memiliki pasir kwarsa kasar sehingga dasar laut dapat terlihat jelas. Selain bisa menikmati kawasan pantai yang asri, kawasan pantai Tanjung Jumlai juga memiliki areal yang bisa digunakan sebagai areal perkemahan.

Hm...tapi pas waktu aku datang kesana nggak begitu rame sih. Jadi, aku bisa bermain di bibir pantai sepuasnya dengan teman – temanku. Perjalanan menuju pantai inipun melalui perkampungan yang berkelok – kelok. Pantai ini masih asri, kita bisa menjumpai beberapa nelayan yang membuat perahu disana. Berdasarkan pengalaman pribadi sih, jangan membawa benda – benda dari pantai. Percaya atau nggak percaya semua tergantung dari keyakinan masing – masing yah. So, yang penting kita nggak macam – macam lah disana, OK!

Minggu, 26 Februari 2012

"YUK, INTIP GUA LIANG KANTIN"

Diposting oleh Pieces oF mE di 01.33 0 komentar
Gua Liang Kantin terletak di Jaro, Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan. Tempat wisata ini berjarak sekitar 52 Km dari pusat kota. Anda akan melewati rumah - rumah penduduk untuk menuju kesana, memang tidak jauh sekitar 2 Km. Pada objek wisata ini Anda akan menemui pemandangan kaki Gunung Batu Kumpai yang mengagumkan. Yuk, kita intip langsung saja keindahannya.


Nah, kalau sudah sampai di gapura ini jangan bingung, terus ikuti saja jalan setapak ini. Pertama kali saya datang kesini, saya juga sempat bingung tapi untung neh saya punya teman orang asli sini.


Jalan menuju lokasi memang sebagian besar sudah dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk bercocok tanam. Hm... pas sudah sampai luar pasti terbayang keindahan stalagtit dan stalagmit di dalam gua ini.




Wah, pertama kali masuk gua ini keliatan scary gitu. Bagi Anda yang belum pernah mengunjungi gua perlu waspada neh, karena gua ini sangat gelap dan licin. Apalagi nih banyak banget kotoran kelelawar yang berserakan di dasar gua. Saya pun dan teman - teman sering terpeleset karena sangking licinnya. Tak lupa juga sih kami mengambil beberapa foto untuk dokumentasi pribadi. Tapi sayang saja nih kami nggak masuk terlalu jauh ke dalam lorong gua, mungkin karena kami bukan petualang sejati yah...

Memang kalau dilihat dari luar pemandangannya bagus banget, tapi sampai dalam gua malah nggak bernyali semua. Dan foto ini kami ambil saat perjalanan pulang.


Wah, perjalanannya memang tidak begitu melelahkan tapi ada satu kejadian aneh nih guys. Kebetulan saya sendiri yang mengalaminya. Kejadiannya tuh gini, pas sampai tempat penginapan, kami lihat kembali satu per satu foto yang sudah diambil. Dan ternyata foto saya berubah jadi menyeramkan gitu, entah itu efek cahaya atau memang paranoid saja enggak tau lah. Anyway, daripada ribut saya hapus saja tuh foto yang serem. Kami pernah tanya juga sih sama warga asli sekitar situ, mitosnya nih banyak pencari batu yang meninggal di dalam gua. Entah beneran atau enggak ya? tapi bagiku gua itu memberikan kesan horror. Finally, udah dulu deh postinganku tentang Gua Liang Kantin. Kalau pengen lebih jelas langsung saja ke TKP hehehehe :)
 

Pieces oF mE Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting